Ngupas Kertas

Rabu, 09 Desember 2015

AYAH ADALAH HIDUPMU Oleh : Gus Jun Ayah memang tidak menyusuimu, tapi dari keringat ayahlah yang menjadikan air susu ibumu Ayah memang jarang memelukmu, tapi dari kasih sayang ayahlah yang menjadikan semangat hidupmu Ayah memang tidak selalu berada di sampingmu, tapi jiwa ayahlah yang mampu menjaga siang dan malammu Bila bintang jatuh menimpamu, ayahlah yang akan menjadi benteng dan melontarkan kembali ke langit Bila pelangi sudah tak berwarna, ayahlah yang akan melukisnya dengan warna-warna kehidupan Bila laut mengering, ayah akan mengisinya dengan air yang berasal dari samudera jiwa Di samudera itu, kita akan berlayar menggunakan perahu kertas yang kau lipat sendiri. Mengarungi jiwa-jiwa terluka. Kita akan melihat bongkahan hati yang tercecer sia-sia di atas pasir. Kau pasti akan menyatukan hati-hati mereka seperti potongan puzzle. Utuh. Tak ada lagi jiwa yang terluka hingga senja tenggelam di matamu.


Diposting oleh Unknown di 12.39 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.